Di saat pena tak mampu goreskan kata
Disaat sunyi malam yang setia menjadi teman
Aku berpikir kau akan kumiliki
Kan ku ajak kau berjalan diatas rumput nan hijau
Di taman penuh bunga aneka warna
Namun… tembok penghalang tlah berdiri menghadang
Belum juga perjalanan kita sampai di satu titik
Aku masih berjalan tertatih berseberangan berjauhan
Dan Kau masih berdiri di persimpangan
Mencoba mendengar satu bisikan kebenaran
Peristiwa-demi peristiwa dimasa laluku
Telah mencipta diri menjadi seorang pecundang
Tak mampu aku paksakan egoku
Tuk memilikimu
Hanya berharap satu pengertian
Tuk lanjtkan perjalanan kita
Atau cukup saja sampai disini
Kini Aku berdiri menatap langit tak berbintang
Kekasih…lihatlah ke langit malam
Disana butir-butir cinta kita mengambang
Bagai kunang-kunang beterbangan
Malam ini….
Terpaku kita dalam kegamangan
Dan aku berharap sambil menunggu..
Jatuhnya butiran-butiran…
Cinta kita yang tertunda…..

